Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) membuka kesempatan bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) yang terkendala kondisi ekonomi dan geografis untuk kembali menempuh pendidikan formal. Program yang dikoordinasikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tersebut diimplementasikan melalui sekolah induk dan sekolah mitra, termasuk di Kabupaten Bungo, Jambi.
Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) membuka kesempatan bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) yang terkendala kondisi ekonomi dan geografis untuk kembali menempuh pendidikan formal. Program yang dikoordinasikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tersebut diimplementasikan melalui sekolah induk dan sekolah mitra, termasuk di Kabupaten Bungo, Jambi.
Bahasa Indonesia harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Hal itu diwujudkan melalui pengukuhan Tim Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (6/8). Tim ini beranggotakan unsur pemerintah daerah, akademisi, serta Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengawasi dan membina penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik.
Bahasa Indonesia harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Hal itu diwujudkan melalui pengukuhan Tim Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (6/8). Tim ini beranggotakan unsur pemerintah daerah, akademisi, serta Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengawasi dan membina penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik.
Media sosial yang selama ini lekat dengan hiburan di kalangan peserta didik didorong menjadi ruang baru untuk belajar dan berkarya. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Komisi X DPR RI mengembangkan Gerakan Humas Muda untuk membekali pelajar dengan kemampuan literasi digital, komunikasi publik, dan kemampuan menghasilkan karya positif.
Media sosial yang selama ini lekat dengan hiburan di kalangan peserta didik didorong menjadi ruang baru untuk belajar dan berkarya. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Komisi X DPR RI mengembangkan Gerakan Humas Muda untuk membekali pelajar dengan kemampuan literasi digital, komunikasi publik, dan kemampuan menghasilkan karya positif.
Menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) perdana Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada 10 Agustus 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memberikan penguatan kepada para Kepala Sekolah dan Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP) SNT yang akan segera memulai tugas di sekolah masing-masing. Penguatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Kepala Sekolah dan TPP agar mampu membangun lingkungan dan budaya belajar SNT sejak hari pertama.
Menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) perdana Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada 10 Agustus 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memberikan penguatan kepada para Kepala Sekolah dan Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP) SNT yang akan segera memulai tugas di sekolah masing-masing. Penguatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Kepala Sekolah dan TPP agar mampu membangun lingkungan dan budaya belajar SNT sejak hari pertama.
"Ini menjadi tugas kita semua, terutama pemerintah daerah, untuk menaikkan Angka Partisipasi Kasar (APK) agar putra-putri kita di Bungo yang berusia 16 sampai 18 tahun bisa melanjutkan ke jenjang SMA, Madrasah Aliyah, atau sederajat," tegas Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Kamis (6/8). Fajar menyoroti data bahwa saat ini baru satu dari tiga penduduk usia sekolah menengah di wilayah tersebut yang menamatkan pendidikan SMA, dengan angka APK yang masih berada di kisaran 67 persen.
"Ini menjadi tugas kita semua, terutama pemerintah daerah, untuk menaikkan Angka Partisipasi Kasar (APK) agar putra-putri kita di Bungo yang berusia 16 sampai 18 tahun bisa melanjutkan ke jenjang SMA, Madrasah Aliyah, atau sederajat," tegas Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Kamis (6/8). Fajar menyoroti data bahwa saat ini baru satu dari tiga penduduk usia sekolah menengah di wilayah tersebut yang menamatkan pendidikan SMA, dengan angka APK yang masih berada di kisaran 67 persen.