Pendidikan Friendly rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Digitalisasi IFP Dukung Proses Pembelajaran di SLB Negeri Trituna Subang
Digitalisasi IFP Dukung Proses Pembelajaran di SLB Negeri Trituna Subang

Diterbikan pada: 17 Oktober 2025

Bagikan

Gambar Siaran Pers

Kabupaten Subang, 13 Oktober 2025 —  Transformasi pendidikan terus bergerak menuju arah yang lebih modern dan inklusif melalui pemanfaatan teknologi digital di ruang kelas. Pada tahun 2025, Direktorat Jenderal Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan 27.843 satuan pendidikan di seluruh Indonesia untuk menerima dukungan program digitalisasi pembelajaran.

Sasaran program tersebut mencakup 14.451 SMK, 2.379 SLB, 10.506 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), dan 507 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen Kemendikdasmen dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemerataan akses teknologi pembelajaran di seluruh jenjang.

Salah satu penerima manfaat program ini adalah SLB Negeri Trituna Subang, yang kini telah dilengkapi dengan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif di kelas. Kehadiran teknologi ini membuat proses belajar menjadi lebih menarik, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan siswa penyandang disabilitas.

Guru kelas SLB Negeri Trituna, Edwin Waliudin, menyebut bahwa penggunaan IFP memberi kemudahan dalam proses pembelajaran. "IFP mendukung proses pembelajaran anak, menjadi lebih menarik," tuturnya.

Irfan, salah satu siswa SLB Negeri Trituna Subang, mengaku pembelajaran dengan IFP terasa lebih jelas dan membuatnya semakin bersemangat, terutama saat mempelajari mata pelajaran favoritnya, matematika.

Sementara itu, Raka, siswa kelas X penyandang tunanetra, menyampaikan bahwa fitur talkback pada IFP memberikan kemudahan besar baginya dalam mengikuti pembelajaran.

“Talkback itu panduan suara untuk tunanetra. Jadi belajar lebih seru dan menarik. Dengan IFP, baik tunanetra maupun penyandang disabilitas lainnya bisa ikut belajar dan punya kesempatan yang sama,” ujarnya.

Melalui program digitalisasi pembelajaran ini, Kemendikdasmen berharap seluruh satuan pendidikan dapat terus berinovasi dan menghadirkan lingkungan belajar yang inklusif, di mana setiap siswa, tanpa terkecuali, dapat berkembang sesuai potensinya dan siap menghadapi tantangan masa depan.*** (Penulis: Stephanie/Editor: Denty A., Seno H./Fotografer: Nurlaili)

Penulis: Stephanie Westiana

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Badan Bahasa

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
Hari Terakhir MPLS Ramah Sekolah Kristen Harapan Denpasar, Ditutup dengan Gembira dan Semangat

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan

Diterbitkan pada : 19/07/2026

Gambar Konten Terkait
MPLS Ramah Dapat Respons Positif Orang Tua, Bantu Murid Baru Beradaptasi dengan Lingkungan Sekolah

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan

Diterbitkan pada : 19/07/2026

Gambar Konten Terkait
Tak Ada Perpeloncoan, SMPN 15 Kendari Tunjukkan Wajah Baru MPLS Ramah

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan

Diterbitkan pada : 18/07/2026