Surabaya, 8 April 2026 - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMP Negeri 1 Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (7/4). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar sekaligus melihat secara langsung kesiapan satuan pendidikan. Menteri Mu’ti menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di lapangan berjalan dengan baik, didukung oleh kesiapan sarana prasarana serta manajemen pelaksanaan yang tertib. “Alhamdulillah saya melihat langsung proses pelaksanaan berjalan dengan baik. Penataan sarana, termasuk perangkat dan sistem, telah disiapkan dengan sangat baik sehingga mendukung kelancaran pelaksanaan,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa TKA merupakan bagian penting dalam upaya pemerintah untuk memetakan mutu pendidikan secara nasional. Melalui TKA, pemerintah tidak hanya mengukur kemampuan akademik murid, tetapi juga literasi, numerasi, karakter, serta lingkungan belajar. “TKA ini menjadi instrumen untuk mengetahui kemampuan akademik murid, sekaligus memberikan gambaran menyeluruh terkait literasi, numerasi, karakter, serta lingkungan belajar. Hasilnya akan menjadi masukan penting bagi perumusan kebijakan pendidikan ke depan,” jelasnya. Menteri Mu’ti juga menekankan bahwa TKA bukan merupakan penentu kelulusan. Kelulusan tetap ditentukan oleh satuan pendidikan melalui proses pembelajaran yang berlangsung. “TKA bukan akhir, melainkan bagian dari proses. Karena itu, murid tetap harus fokus pada pembelajaran di sekolah,” tegasnya. Ke depan, hasil TKA akan menjadi salah satu komponen dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya pada jalur prestasi akademik, sebagai upaya menghadirkan sistem seleksi yang lebih objektif dan berkeadilan. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Mu’ti juga menekankan pentingnya nilai kejujuran dalam pelaksanaan asesmen. “Kita ingin TKA juga menjadi bagian dari pembentukan karakter. Kejujuran dalam mengerjakan tes harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Dukungan Pemerintah Daerah dan Satuan Pendidikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di wilayahnya berjalan lancar sejak hari pertama. Koordinasi lintas pihak dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan infrastruktur. “Secara prinsip pelaksanaan berjalan lancar. Kami juga memastikan kesiapan infrastruktur, termasuk koordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas selama pelaksanaan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa TKA memberikan nilai tambah dalam sistem penerimaan murid baru, khususnya sebagai komponen dalam jalur prestasi. Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Surabaya, Eko Widayani, menyampaikan bahwa sekolah telah melakukan berbagai persiapan sejak awal, termasuk penguatan pembelajaran berbasis literasi dan numerasi. “Kami menyiapkan anak-anak melalui pengayaan materi, latihan soal, serta pendampingan secara intensif. Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar dan anak-anak siap mengikuti TKA,” ujarnya. Ia menilai bahwa TKA tidak hanya bermanfaat untuk mengukur kemampuan akademik, tetapi juga memperkuat karakter murid. Menteri Mu’ti menegaskan bahwa pelaksanaan TKA akan dievaluasi secara nasional setelah seluruh jenjang pendidikan menyelesaikan asesmen. “Hasil pelaksanaan ini akan kami evaluasi secara menyeluruh sebagai dasar untuk penyempurnaan sistem ke depan,” tutup Menteri Mu’ti.*** (Penulis & Fotografer: Rayhan/Editor: Denty A., Seno H.)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 257/sipers/A6/IV/2026
Penulis: Rayhan Parady
Editor: Denty Anugrahmawaty
PaudDikdasmen
Pendidikan Vokasi
Badan Bahasa
BSKAP
Guru Sekolah Kejuruan
Sekolah Kejuruan
Dinas Pendidikan
Ruang Murid
Ruang GTK
Ruang Sekolah
Ruang Orang Tua
Ruang Pemerintah
Ruang Mitra
Ruang Publik
Ruang Bahasa
GTK
Itjen
Vokasi
Sekjen
Murid Kejuruan
Guru PAUD
Guru Dikdasmen
Sekolah PAUD
Sekolah Dikdasmen
Murid PAUD
Murid Dikdasmen
Mitra Dikdasmen
Orang Tua
Sastrawan
Pegiat Literasi
Penguatan Pendidikan Karakter
Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan
Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru
Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi
Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Pembangunan Bahasa dan Sastra