pendidikan_untuk semua Ramah rumah_pendidikan
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon PPID
Pengalaman Seru Siswa ABK dan Paket B ikut TKA
Pengalaman Seru Siswa ABK dan Paket B ikut TKA

Diterbikan pada: 11 April 2026

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Bandung, 11 April 2026 – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) kembali menegaskan komitmennya sebagai instrumen pemetaan mutu pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Bertempat di SMPN 17 Bandung, pelaksanaan TKA hari pertama bagi peserta didik pendidikan kesetaraan Paket B dari berbagai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) berlangsung dengan lancar. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang, termasuk Anak berkebutuhan Khusus (ABK), sebagai wujud nyata upaya menghadirkan layanan pendidikan yang setara bagi seluruh warga belajar.

Pelaksanaan TKA Paket B di lokasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan yang setara bagi seluruh warga belajar, termasuk mereka yang menempuh jalur nonformal. Sejumlah PKBM, seperti Guna Persada, Nura Amalia, hingga lembaga lainnya, bergabung dalam pelaksanaan yang terpusat guna memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai.

Kepala PKBM Guna Persada, Ali Umar Hamdani, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA untuk pendidikan kesetaraan umumnya dilaksanakan di satuan pendidikan yang telah memiliki infrastruktur pendukung, seperti perangkat komputer, jaringan internet, serta tenaga teknis. “Persiapan dilakukan mulai dari verifikasi data peserta, pengaturan ruang ujian, hingga penunjukan proktor dan teknisi untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa aspek inklusivitas menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan TKA. Berbagai penyesuaian dilakukan agar peserta didik berkebutuhan khusus dapat mengikuti asesmen dengan optimal. “Kami menyediakan fasilitas pendukung seperti perangkat dengan aksesibilitas, aplikasi pembantu, serta pendampingan dari pengawas yang telah memahami kebutuhan peserta ABK,” tambahnya.

Bagi peserta, pengalaman mengikuti TKA menjadi momen yang menantang sekaligus bermakna. Heri Gunawan, peserta Paket B dari PKBM Guna Persada yang merupakan penyandang tunanetra, mengaku merasakan perpaduan antara gugup dan kepuasan setelah menyelesaikan tes. “Rasanya cukup deg-degan, tapi puas juga bisa menyelesaikannya,” ungkapnya.

Dalam proses persiapan, Heri mengandalkan berbagai sumber belajar, mulai dari buku braille, audio digital, hingga bimbingan dari para guru. Ia menilai dukungan pendidik menjadi faktor penting dalam membantu memahami materi. Namun, ia juga mengakui adanya tantangan, terutama pada soal yang berbasis visual. “Yang paling menantang itu soal yang berkaitan dengan gambar dan istilah matematika yang belum familiar,” jelasnya.

Heri juga menyoroti pentingnya pendampingan selama pelaksanaan TKA. Menurutnya, penggunaan perangkat seperti laptop cukup menantang tanpa bantuan. “Kalau tidak ada pendamping, cukup sulit karena soal harus dibacakan terlebih dahulu,” katanya. Meski demikian, ia merasa fasilitas yang diberikan sudah cukup membantu dan membuatnya nyaman selama ujian berlangsung.

Senada dengan itu, peserta lainnya, Stefhanie Yemimma Aurellia dari PKBM Yayasan Nura Amalia, juga mengungkapkan bahwa TKA menjadi pengalaman yang menegangkan namun mendorong semangat belajar. “Saya panik dan deg-degan, tapi sudah berusaha mempersiapkan diri sejak minggu lalu,” ujarnya. Ia mengakui bahwa mata pelajaran matematika menjadi tantangan tersendiri, namun tetap optimistis menghadapi hasilnya.

Lebih lanjut, pelaksanaan TKA di pendidikan kesetaraan dinilai memiliki manfaat penting dalam memetakan capaian belajar peserta secara nasional. Hasil TKA tidak digunakan sebagai penentu kelulusan, melainkan sebagai dasar untuk melihat sejauh mana kompetensi peserta didik telah tercapai. Kelulusan tetap menjadi kewenangan satuan pendidikan masing-masing.

Di Kota Bandung sendiri, jumlah PKBM yang terdaftar mencapai lebih dari seratus lembaga dan tersebar di berbagai wilayah, dengan peserta didik yang tidak hanya berasal dari dalam kota, tetapi juga dari daerah sekitarnya. Tantangan dalam pelaksanaan TKA di pendidikan kesetaraan antara lain mencakup kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta kebutuhan penyesuaian bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Namun demikian, dukungan pemerintah melalui penyediaan pedoman, pelatihan, serta fasilitasi sarana terus dioptimalkan guna memastikan pelaksanaan berjalan dengan baik.

Sebagai penutup, Heri menyampaikan harapannya agar pelaksanaan TKA ke depan semakin memperhatikan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. “Semoga ke depan waktunya bisa lebih panjang, karena kami butuh waktu lebih untuk memahami soal, terutama yang berkaitan dengan angka dan gambar,” tuturnya. Ia juga mengajak sesama peserta untuk tetap semangat belajar, karena hasil TKA dapat menjadi kontribusi penting dalam peningkatan kualitas pendidikan ke depan. *** (Penulis &Fotografer: Irfan || Editor: Denty A., Seno H.)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook:  facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah

Lampiran

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 270/sipers/A6/IV/2026

Penulis: Muhammad Irfan

Editor: Denty Anugrahmawaty

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Pendidikan Vokasi Kepemilikan Konten Badan Bahasa Kepemilikan Konten BSKAP Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Ruang Bahasa Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Itjen Kepemilikan Konten Vokasi Kepemilikan Konten Sekjen Kepemilikan Konten Murid Kejuruan Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid PAUD Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Sastrawan Kepemilikan Konten Pegiat Literasi Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Karakter Kepemilikan Konten Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan Kepemilikan Konten Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan Kepemilikan Konten Pembangunan Bahasa dan Sastra

Siaran Pers Terkait
Gambar Konten Terkait
22 Tahun Tempuh Perjalanan Lintas Kabupaten, Harapan Sutimah di Usia Senja Bisa Mengajar Dekat Rumah

Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Murid Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Orang Tua Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen

Diterbitkan pada : 15/05/2026

Gambar Konten Terkait
Capaian Pendidikan di Kepri Meningkat, Kolaborasi Pusat-Daerah Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

Kepemilikan Konten PaudDikdasmen Kepemilikan Konten Dinas Pendidikan Kepemilikan Konten Ruang Sekolah Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten Ruang Publik Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen Kepemilikan Konten Sekolah Dikdasmen Kepemilikan Konten Murid Dikdasmen Kepemilikan Konten Mitra Dikdasmen Kepemilikan Konten Orang Tua Kepemilikan Konten Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi Kepemilikan Konten Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Diterbitkan pada : 14/05/2026

Gambar Konten Terkait
Pemerintah Daerah Terbantu, SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Jaga Keberlangsungan Pendidikan

Kepemilikan Konten Guru Sekolah Kejuruan Kepemilikan Konten Ruang GTK Kepemilikan Konten Ruang Pemerintah Kepemilikan Konten Ruang Mitra Kepemilikan Konten GTK Kepemilikan Konten Guru PAUD Kepemilikan Konten Guru Dikdasmen

Diterbitkan pada : 14/05/2026