Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan dukacita yang mendalam atas bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan dampak yang dirasakan oleh masyarakat, termasuk warga sekolah. Kemendikdasmen turut prihatin atas kondisi yang dihadapi murid, guru, dan tenaga kependidikan yang terdampak. Dalam situasi ini, Kemendikdasmen memastikan satuan pendidikan dan seluruh warga sekolah yang terdampak terus mendapatkan perhatian dan dukungan agar proses pembelajaran serta pemenuhan hak belajar murid tetap dapat berlangsung sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan dukacita yang mendalam atas bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan dampak yang dirasakan oleh masyarakat, termasuk warga sekolah. Kemendikdasmen turut prihatin atas kondisi yang dihadapi murid, guru, dan tenaga kependidikan yang terdampak. Dalam situasi ini, Kemendikdasmen memastikan satuan pendidikan dan seluruh warga sekolah yang terdampak terus mendapatkan perhatian dan dukungan agar proses pembelajaran serta pemenuhan hak belajar murid tetap dapat berlangsung sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), secara resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026. Mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga”, ajang ini menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan minat, bakat, dan prestasi di bidang olahraga.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), secara resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026. Mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga”, ajang ini menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan minat, bakat, dan prestasi di bidang olahraga.
Senin pagi (17/8), Merah Putih berkibar di halaman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Di antara barisan peserta upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 30 murid penerima Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) berdiri tegap sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).<br/><br/>Mereka datang dari Papua, wilayah 3T, serta keluarga pekerja migran Indonesia. Kehadiran mereka membawa cerita tentang pendidikan yang membuka jalan bagi anak-anak dari berbagai penjuru negeri untuk tampil di panggung berskala nasional.
Senin pagi (17/8), Merah Putih berkibar di halaman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Di antara barisan peserta upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 30 murid penerima Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) berdiri tegap sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).<br/><br/>Mereka datang dari Papua, wilayah 3T, serta keluarga pekerja migran Indonesia. Kehadiran mereka membawa cerita tentang pendidikan yang membuka jalan bagi anak-anak dari berbagai penjuru negeri untuk tampil di panggung berskala nasional.
Enam pegawai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penyematan lencana dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (17/8).
Enam pegawai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penyematan lencana dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (17/8).
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat menangani dampak gempa bumi dengan magnitudo 7,7 di Laut Flores yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026. Gempa tersebut menimbulkan kerusakan pada sarana pendidikan di tujuh kabupaten di Pulau Flores, yakni Ngada, Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Sikka.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat menangani dampak gempa bumi dengan magnitudo 7,7 di Laut Flores yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026. Gempa tersebut menimbulkan kerusakan pada sarana pendidikan di tujuh kabupaten di Pulau Flores, yakni Ngada, Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Sikka.