Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Profil Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
Informasi Umum
Beranda
Button Icon
Button Icon
PPID
Button Icon Beranda
Button Icon Profil
Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Button Icon
Button Icon
Button Icon
Button Icon Informasi Publik
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Button Icon Publikasi
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen
Button Icon PPID
Perencanaan Revitalisasi PAUD Rampung: Fondasi Generasi Emas 2045 Harus Disiapkan Sejak Dini

Diterbitkan pada: 25/08/2025

Bagikan:

Gambar Siaran Pers

Makassar, Kemendikdasmen – Kegiatan Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Revitalisasi PAUD resmi ditutup. Widyaprada Ahli Utama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Abdul Kahar, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pondasi krusial untuk melahirkan Generasi Emas Indonesia 2045. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program revitalisasi secara cepat, transparan, dan berintegritas agar benar-benar memberi dampak nyata bagi masa depan anak-anak Indonesia.

"Mereka adalah Generasi Emas Indonesia yang akan menentukan arah bangsa di masa depan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menyiapkan mereka sejak dini melalui pendidikan yang berkualitas,” ujar Abdul Kahar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian besar yang diberikan pemerintah pada sektor PAUD tahun ini. Dengan ditetapkannya Revitalisasi PAUD sebagai program prioritas, pemerintah menunjukkan komitmen serius untuk membangun fondasi pendidikan yang kokoh, memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan kesempatan terbaik untuk berkembang.

PR Satuan PAUD Penerima Bantuan

Setelah penandatanganan kerja sama dan finalisasi perencanaan, para kepala sekolah dan panitia pelaksana program revitalisasi satuan PAUD kini memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan program dengan waktu yang efektif.

Abdul Kahar mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan pelaksanaan di lapangan. “Dari hari ini Bapak dan Ibu melakukan PKS, otomatis hanya tiga hingga empat bulan harus selesai dilaksanakan. Lakukan pekerjaan dengan amanah, bertanggung jawab dan sesuai pedoman serta petunjuk teknis yang ada. Jangan sampai terjadi kekeliruan yang dapat menimbulkan persoalan  hukum dikemudian hari seperti yang disampaikan Tim Kejaksaan Agung,” katanya.

Ada tujuh fokus perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh para penerima bantuan, yaitu: 1) Langsung Melaksanakan Revitalisasi; 2) Menggunakan Dana secara Transparan dan Akuntabel; 3) Melaksanakan Pengawasan dan Pengendalian; 4) Membuat Dokumen dan Pelaporan; 5) Membangun Komunikasi Efektif; 6) Menjaga Integritas dan Amanah; dan 7) Menjamin Keberlanjutan dan Perawatan.

Kahar menegaskan bahwa ketujuh poin ini bukan hanya sekadar prosedur, melainkan kunci utama keberhasilan program yang akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan anak-anak Indonesia di masa depan.

Menutup paparanya, Abdul Kahar mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal program revitalisasi agar tetap menjadi jembatan harapan bagi dunia pendidikan. “Penyalahgunaan bantuan revitalisasi bukan sekadar pelanggaran administratif, itu adalah pengkhianatan terhadap amanah dan harapan masa depan anak cucu kita,” tutup Abdul Kahar. (Tim Direktorat PAUD / Editor: Stephanie, Denty)

Penulis: Stephanie Westiana

Editor: Denty Anugrahmawaty

Berita Terkait