Temukan informasi tentang Kemendikdasmen, struktur organisasi, dan regulasi
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen

Hasil Pencarian

Berita

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 233 hasil

Thumbnail
Jakarta, 29 Agustus 2026 - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan bersama Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) melepas 4.021 lulusan LKP untuk berkarier di luar negeri. Pelepasan ini menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Kursus 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026. Bagi para lulusan, kesempatan ini menjadi langkah awal untuk mengembangkan karier sekaligus mewujudkan cita-cita. Salah satunya adalah Aqiella Padya Hayya, 25 tahun, yang bercita-cita bekerja di Jepang. Tak sekadar mencari pengalaman, Aqiella ini ingin menjadikan pengalaman dan penghasilannya di Jepang sebagai bekal untuk mewujudkan impian membuka panti jompo di masa depan. Ia juga melihat kesempatan ini sebagai ruang untuk memperluas jejaring dan mengembangkan diri. Dengan kemampuan bahasa Jepang yang dimilikinya, Aqiella semakin percaya diri menyambut langkah barunya dan memberikan yang terbaik selama berkarier di Jepang.“Saya ingin jadi tenaga kerja profesional di bidang perawatan lansia dan mengembangkannya juga nanti di Indonesia agar dapat membuka lapangan pekerjaan,” terang Aqiela. Selain negeri Sakura, lulusan LKP yang siap mengembangkan karier ke luar negeri bulan depan adalah Redianto Permanto. Ia berhasil meraih kesempatan bekerja di salah satu hotel ternama dunia, JW Marriott Dubai. Redianto mengungkapkan bahwa kesempatan untuk mengembangkan karier hingga ke kancah internasional tersebut
Berita
31 Agustus 2026
(dilihat 886 kali)
Thumbnail
Kab. Murung Raya, Kalimantan Tengah, Kemendikdasmen – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat SMP terus mendorong pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) di satuan pendidikan melalui kegiatan advokasi dan pelatihan bagi guru. Di Kabupaten Murung Raya, advokasi pemanfaatan PID memberikan kesempatan kepada guru untuk mengenal lebih dalam berbagai fitur dan fungsi yang tersedia pada PID terutama bagi guru di daerah yang sebelumnya belum memperoleh pelatihan khusus mengenai pemanfaatan PID. Salah satu guru peserta advokasi dari SMP Negeri 5 Murung, Hiskia Siringoringo, mengaku sebelumnya mempelajari pemanfaatan PID secara mandiri. Ia menyebut masih terdapat sejumlah fitur PID yang belum sepenuhnya dikuasainya. “Dengan adanya pelatihan ini saya jadi lebih terarah dan mengenal banyak fitur baru yang sebelumnya belum ketahui. Ke depannya saya bisa membuat media pembelajaran itu lebih bervariasi,” ujarnya pada Kamis (20/8). Pengalaman serupa disampaikan oleh Normiati, Guru dan Waka Kurikulum di SMP Muhammadiyah Puruk Cahu. Ia mengungkapkan sebelum mengikuti advokasi masih jarang menggunakan PID. Menurutnya, advokasi membuka pemahaman bahwa PID bukan sekadar pengganti papan tulis, tetapi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa. “PID bukan sekadar pengganti papan tulis biasa, tapi juga sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran di kelas,” ujarnya.
Berita
31 Agustus 2026
(dilihat 1838 kali)
Thumbnail
Jakarta, 22 Agustus 2026 - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat komitmennya dalam menjamin mutu pendidikan, termasuk pada lembaga kursus dan pelatihan (LKP). Upaya tersebut dilakukan Direktorat Kursus dan Pelatihan melalui Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penyelarasan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Evaluasi Kinerja Lembaga Kursus sebagai Tahapan Menuju Akreditasi Nasional Tahun 2026, yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (20/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menyelaraskan sistem pendidikan yang berkelanjutan guna meningkatkan mutu dan kualitas LKP. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Suparto, yang dalam arahannya menyampaikan pentingnya peran pendidikan kursus dalam mendukung pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Standardisasi di LKP, bukan hanya jumlah lulusan, tetapi kita ingin melihat berapa banyak yang sudah terserap ke dunia kerja sekaligus bagaimana tata kelola kinerja LKP, sehingga terjadi continuous quality improvement. Kita ingin memastikan LKP memenuhi harapan masyarakat,” jelas Suparto. Dalam arahannya, Suparto mendorong agar momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang diskusi bersama para pemangku kepentingan, mulai dari pengelola LKP, pemerintah daerah, hingga organisasi mitra. Menurutnya, secara umum terdapat dua sistem penjaminan mutu, yakni penjaminan mutu internal dan eksternal. Oleh karena itu, diperlukan pembahasan bersama agar para pengelola
Berita
22 Agustus 2026
(dilihat 1492 kali)

Siaran Pers

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 946 hasil

Thumbnail
Jakarta, 16 September 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) resmi membuka Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah 2026. Pembukaan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Selasa (15/9). Mengusung semangat pengembangan talenta sains secara berkelanjutan, OSN Dikmen 2026 menjadi ruang bagi murid untuk mengaktualisasikan kemampuan sains, membangun karakter, dan memperluas kesempatan pengembangan diri hingga tingkat internasional. Sebanyak 540 finalis dari 28 provinsi dan satu Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Jepang berhasil lolos ke tingkat nasional dan akan berkompetisi pada sembilan cabang ajang, yaitu astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika/komputer, kebumian, kimia, dan matematika. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa OSN merupakan bagian dari upaya menemukan, mengembangkan, dan mengaktualisasikan talenta murid. “OSN adalah ruang untuk menemukan, mengembangkan, dan mengaktualisasikan talenta para murid dan semangat inilah yang menjadi dasar manajemen talenta murid,” ujar Suharti. Suharti juga menegaskan bahwa prestasi yang diraih melalui OSN perlu dipandang sebagai langkah awal untuk membuka kesempatan pengembangan diri dan pendidikan yang lebih luas bagi para peserta.  “OSN bukan sekadar untuk mendapatkan medali, melalui pembinaan berkelanjutan, para peserta dengan capaian terbaik berkesempatan mewakili Indonesia di ajang olimpiade sains internasional dan memperoleh peluang pengembangan pendidikan
Siaran Pers
16 September 2026
(dilihat 1276 kali)
Thumbnail
Jakarta, 15 September 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memastikan satuan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) mendapatkan dukungan sarana dan prasarana pendidikan yang layak. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SMA Swasta Afore Susua, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan revitalisasi pada tahun 2026 diarahkan untuk menjangkau sekolah yang membutuhkan dukungan, khususnya di wilayah 3T, sekolah dengan kondisi fisik rusak berat, dan sekolah yang terdampak bencana. “Kami ingin memastikan anak-anak di mana pun mereka berada tetap mendapatkan tempat belajar yang layak. Karena itu, revitalisasi tahun ini diarahkan kepada sekolah-sekolah yang berada di wilayah 3T, sekolah dengan kondisi fisik rusak berat, dan sekolah yang terdampak bencana,” ujar Mendikdasmen. Di Kabupaten Nias Selatan, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 menyasar 106 satuan pendidikan dengan total bantuan sekitar Rp118,7 miliar. Bantuan tersebut terdiri atas 30 PAUD senilai Rp16,3 miliar, 46 SD senilai Rp54,6 miliar, 18 SMP senilai Rp34,7 miliar, 6 SMA senilai Rp7,8 miliar, dan 6 SMK senilai Rp5,3 miliar. Salah satu satuan pendidikan penerima bantuan tersebut adalah SMA Swasta Afore Susua. Pada 2026, sekolah yang berada di Kecamatan Susua tersebut mendapatkan
Siaran Pers
15 September 2026
(dilihat 749 kali)
Thumbnail
Medan, Sumatra Utara, 15 September 2026 — Pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) tidak selalu dimulai dari laboratorium dengan peralatan canggih. Di UPT SMP Negeri 1 Medan, pembelajaran STEM justru tumbuh dari kepekaan murid melihat persoalan di lingkungan sekitar, kemudian mengubahnya menjadi gagasan dan karya. Semangat tersebut mengantarkan karya ilmiah murid UPT SMP Negeri 1 Medan meraih Gold Medal pada Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 dengan proyek Durabata, inovasi batako berbasis kulit durian dan abu sekam padi, dan meraih sertifikat penghargaan pada 10th World Young Inventors Exhibition 2026 untuk proyek yang dikembangkan dari potensi buah pohon mangrove di lingkungan sekitar. Kedua acara tersebut diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.  Salah satu anggota tim karya ilmiah remaja UPT SMP Negeri 1 Medan, Aira Haryono, menjelaskan bahwa Durabata berawal dari persoalan limbah kulit durian yang banyak dihasilkan di Indonesia. “Kami membuat proyek yang diberi nama Durabata merupakan batako berbasis kulit durian yang kami buat dari limbah kulit durian dan abu sekam padi. Tujuan kami membuat produk ini adalah untuk mengurangi limbah kulit durian yang bertebaran terutama di Indonesia,” ujar Aira saat ditemui di sekolahnya pada Senin (14/9). Aira menjelaskan bahwa ide tersebut dikembangkan oleh tim dengan melihat kulit durian yang selama ini
Siaran Pers
15 September 2026
(dilihat 818 kali)

Pengumuman

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 33 hasil

Thumbnail
Menindaklanjuti surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B13/M/S/TU.00.03/08/2026 tanggal 11 Agustus 2026 hal Pedoman Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, bersama ini kami sampaikan rangkaian acara sebagai berikut.
Pengumuman
14 Agustus 2026
(dilihat 53253 kali)
Thumbnail
Suatu hal yang menggembirakan bagi para pemelajar bahasa Jepang di Indonesia jika dapat melatih percakapan bahasa Jepang dengan seorang penutur jati (Native Speaker) bahasa Jepang dan mendapatkan referensi budaya Jepang secara langsung dari orang Jepang. Dengan hadirnya Program NIHONGO Partners di lndonesia, hal ini sudah dapat dinikmati para siswa SMA dan SMK di Indonesia sejak bulan September 2014.
Pengumuman
23 Juli 2026
(dilihat 2128 kali)

Terbitan

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 5 hasil