Diterbitkan pada: 08/07/2025
Jayapura, Kemendikdasmen - Sebanyak 115 peserta didik Provinsi Papua secara resmi menjadi peserta beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) 2025 dan melanjutkan pendidikan menengah atas dan kejuruaan di enam provinsi terpilih. Rasa bangga menjadi peserta ADEM 2025 tersebut turut dirasakan oleh Deviani Kafiar, alumni SMP Negeri 1 Padaido, Kepulauan Pasi, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Dengan rasa haru dan syukur ia menuturkan bahwa ADEM 2025 menjadi kesempatan emas dirinya untuk bisa berkembang dan menggapai mimpi menjadi seorang dokter. "Setiap hari saya harus mendayung sampan menuju sekolah, melewati sebuah selat antara Pulau Pasi dan Pulau Bromsi. Mulai dari panas matahari, ombak laut yang tinggi, dan hujan lebat saya lewati berjuang hingga sampai di tempat saya menimba ilmu. Namun, perjuangan itu saya lakukan untuk terus bermimpi dan pada akhirnya saya bisa menjadi peserta ADEM 2025," tutur Deviani. Devi menambahkan, keinginannya menjadi peserta ADEM bermula saat ia melihat dokumentasi foto dan video dari kakak kelasnya yang sudah lebih dahulu lolos peserta ADEM. Dari situ ia memupuk keinginan dengan tekad 'kalau mereka bisa saya juga harus bisa'. "Dari dokumentasi itu saya melihat mereka bisa bersekolah sambil kursus Bahasa Inggris di Kota Kediri, Jawa Timur, banyak cerita baik lainnya yang disampaikan guru tentang ADEM ini. Saya terinspirasi dan merasa diri saya juga bisa mandiri bersekolah di luar tanah Papua dan menata mimpi saya lebih jauh," kata Devi. Sebagai anak yang tinggal di wilayah kepulauan, Devi juga ingin menginspirasi teman-temannya di Pulau Pasi untuk bisa meraih mimpi. "Dengan menjadi peserta ADEM ini, semoga saya bisa memotivasi rekan lainnya bahwa dengan segala keterbatasan kita juga bisa menggapai cita-cita dengan tekun belajar," tutup Devi. Apresiasi Pemerintah Daerah terhadap ADEM Sebagai pembina dan pengurus ADEM 2025, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sub Bagian Tugas Pembantuan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Rudolf Alfred Yap, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah (Kemendikdasmen) yang telah memberikan ruang dan kesempatan belajar yang luas kepada murid daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) melalui beasiswa ADEM. “Kalau selama ini cita-cita mereka hanya sebuah angan-angan, namun dengan beasiswa ADEM cita-cita itu dapat diwujudkan dengan mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan berkualitas di kota studi yang mereka tuju. Tahun ini Kabupaten Biak Numfor telah melakukan seleksi dengan baik dan menghasilkan 12 putra putri terbaik yang menjadi peserta ADEM Provinsi Papua 2025,” ujar Rudolf. Rudolf berharap beasiswa ADEM terus memberikan akses kepada anak-anak 3T dan kepulauan untuk dapat bersekolah dengan kualitas yang baik dan membuat mereka semangat untuk menggapai mimpi-mimpinya. “Kami berharap anak-anak yang sudah menjadi peserta ADEM dapat memanfaatkan momentum ini karena kesempatan tidak akan datang dua kali. Keberhasilan mereka juga nantinya akan menjadi inspirasi kepada murid lainnya untuk bisa menjadi peserta ADEM dan sekolah di luar tanah Papua,” tutup Rudolf.
Penulis: Destian Rifki
Editor: Denty Anugrahmawaty