Menampilkan 3 dari 204 hasil
Tangerang Selatan, Kemendikdasmen – Dalam acara peluncuran Indonesian Center for Health evidence-Informed Policy (I-CHIP), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dengan lugas mendorong penguatan kesehatan fisik dan mental peserta didik sebagai bagian penting dalam membangun Indonesia Emas 2045. Baginya, upaya tersebut perlu dilakukan secara bersama-sama melalui penguatan ekosistem pendidikan yang melibatkan orang tua, satuan pendidikan, masyarakat, perguruan tinggi, media, serta kementerian dan lembaga terkait. Menteri Abdul Mu’ti menilai bahwa kesehatan tidak hanya mencakup aspek fisik semata, tetapi juga kesehatan mental dan spiritual yang perlu mendapat perhatian secara seimbang. Hal tersebut menjadi semakin di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. “Ada dua hal yang utama dan sangat terkait dengan pendidikan. Pertama yaitu kesehatan secara fisik dan kedua adalah kesehatan mental atau kesehatan rohani. Dua hal ini sangat kita perlukan, baik untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang,” ungkap Menteri Abdul Mu’ti, di Tangerang Selatan, Selasa (15/9). Melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), Menteri Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong sekolah agar tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik dalam membangun kebiasaan hidup sehat, karakter, kemampuan sosial, serta keseimbangan mental dan spiritual.
Berita
15 September 2026(dilihat 1036 kali)
Bandung, 15 September 2026 — Masa depan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang dibuat hari ini, tetapi juga oleh kualitas generasi muda yang kelak meneruskan estafet kepemimpinan. Oleh karena itu, membangun kapasitas anak muda sejak sekarang menjadi bagian penting dalam menyiapkan masa depan Indonesia. Pesan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat, saat menutup Youth Civilization Summit 2026, rangkaian Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) I PP Pemuda PERSIS, di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/9). Menurut Wamen Atip, generasi muda perlu dipersiapkan tidak hanya untuk menjadi penerus, tetapi juga menjadi aktor yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman. Untuk itu, semangat bergerak harus berjalan beriringan dengan kemampuan berpikir, membaca persoalan, dan melahirkan gagasan. Ia menekankan pentingnya dua kekuatan dalam diri generasi muda, yakni aktivisme dan intelektualisme. Aktivisme membuat anak muda hadir dan mengambil peran di tengah masyarakat, sedangkan intelektualisme membekali mereka dengan kemampuan untuk memahami persoalan dan menentukan arah perubahan. “Wajah dan masa depan bangsa sepuluh tahun yang akan datang ditentukan oleh pemudanya hari ini,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan diri generasi muda juga perlu dibangun di atas fondasi yang kuat. Optimisme saja tidak cukup apabila tidak disertai kemampuan dan kapabilitas yang nyata. “Dari sekarang,
Berita
15 September 2026(dilihat 719 kali)
Riyadh, 8 September 2026 – Program pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Arab (BIPA) kerja sama antara KBRI Riyadh dengan Universitas Majma’ah sukses dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2026. Acara wisuda 49 peserta angkatan pertama ini dilakukan di aula Universitas Majma’ah pada tanggal 6 September 2026. Hadir pada kegiatan ini Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz, Rektor Universitas Majma’ah Saleh bin Abdullah Al Mezel, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh Muhammad Irfan Helmy, pengajar BIPA, dosen Universitas Majma’ah, peserta kursus BIPA, serta tamu undangan lainnya. Atdikbud KBRI Riyadh, Muhammad Irfan Helmy, mengatakan bahwa bahasa Indonesia mudah dipelajari. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga Arab Saudi yang berminat mengikuti kursus ini. "Penghargaan peserta yang lulus dalam program BIPA Universitas Majmaah ini menjadi bukti bahwa bahasa Indonesia diminati oleh warga Arab Saudi karena mudah dipelajari,” ungkap Irfan. Sementara itu, Rektor Universitas Majma’ah, Saleh bin Abdullah Al Mezel, mengatakan bahwa dirinya bersyukur atas terlaksananya program ini dengan baik dan bisa menjadi jembatan komunikasi dan budaya antar kedua negara. “Bersyukur program ini berjalan lancar. Harapannya akan menjadi jembatan budaya antara Indonesia dengan Arab Saudi,” tutur Saleh. “Selain itu, hubungan antara Indonesia dengan Arab Saudi sudah berlangsung sejak lama, dengan adanya pembelajaran
Berita
8 September 2026(dilihat 1563 kali)
Menampilkan 3 dari 890 hasil
Jakarta, 17 September 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) serta Pendidik Tetap pada Community Learning Center (CLC) Tahun 2026. Seleksi ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia pendidikan secara lebih tepat berdasarkan formasi, kompetensi, dan karakteristik satuan pendidikan di luar negeri. Dari total 174 formasi yang dibuka, tersedia 42 formasi untuk SILN, yang terdiri atas 39 guru dan 3 tenaga kependidikan. Selain itu, tersedia juga 132 formasi Pendidik Tetap CLC. Dari kebutuhan CLC tersebut, sebanyak 112 formasi dialokasikan untuk Sabah dan 20 formasi untuk Sarawak, Malaysia. Pembukaan formasi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi warga negara Indonesia di luar negeri. Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Temu Ismail, menekankan bahwa penugasan di SILN dan CLC membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengajar, melainkan juga komitmen yang kuat dalam pengabdian di dunia pendidikan. “Menjadi guru di SILN dan CLC membutuhkan kompetensi, integritas, kemampuan beradaptasi, resiliensi, profesional, serta komitmen pengabdian yang kuat. Lingkungan pendidikan yang berbeda juga menjadi ruang bagi guru untuk belajar, memperluas wawasan, dan mengembangkan kompetensinya,” ujar Temu Ismail dalam acara sosialisasi program yang digelar secara daring
Siaran Pers
17 September 2026(dilihat 585 kali)
Jakarta, 16 September 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) resmi membuka Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah 2026. Pembukaan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Selasa (15/9). Mengusung semangat pengembangan talenta sains secara berkelanjutan, OSN Dikmen 2026 menjadi ruang bagi murid untuk mengaktualisasikan kemampuan sains, membangun karakter, dan memperluas kesempatan pengembangan diri hingga tingkat internasional. Sebanyak 540 finalis dari 28 provinsi dan satu Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Jepang berhasil lolos ke tingkat nasional dan akan berkompetisi pada sembilan cabang ajang, yaitu astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika/komputer, kebumian, kimia, dan matematika. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa OSN merupakan bagian dari upaya menemukan, mengembangkan, dan mengaktualisasikan talenta murid. “OSN adalah ruang untuk menemukan, mengembangkan, dan mengaktualisasikan talenta para murid dan semangat inilah yang menjadi dasar manajemen talenta murid,” ujar Suharti. Suharti juga menegaskan bahwa prestasi yang diraih melalui OSN perlu dipandang sebagai langkah awal untuk membuka kesempatan pengembangan diri dan pendidikan yang lebih luas bagi para peserta. “OSN bukan sekadar untuk mendapatkan medali, melalui pembinaan berkelanjutan, para peserta dengan capaian terbaik berkesempatan mewakili Indonesia di ajang olimpiade sains internasional dan memperoleh peluang pengembangan pendidikan
Siaran Pers
16 September 2026(dilihat 1276 kali)
Jakarta, 16 September 2026 – Indonesia mematangkan persiapan untuk berlaga pada WorldSkills Competition (WSC) 2026 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok. Sebanyak 20 kompetitor dan 17 eksper (expert) disiapkan untuk mewakili Indonesia dengan dukungan technical delegate, technical delegate assistant, pelatih, pendamping, serta tim pendukung lainnya. Para kompetitor berasal dari berbagai latar belakang, baik murid maupun alumni SMK, serta institusi pendidikan dan mitra industri. Mereka telah menjalani proses pembinaan dan pelatihan secara intensif untuk mempersiapkan kemampuan teknis sekaligus aspek mental, kedisiplinan, dan presisi yang dibutuhkan dalam kompetisi tingkat dunia. Persiapan menuju WSC Shanghai 2026 dilakukan secara bertahap. Dari sisi teknis, para kompetitor mengikuti Competition Preparation Week pada Februari 2026. Proses pembinaan kemudian dilanjutkan melalui berbagai simulasi yang dirancang menyerupai atmosfer kompetisi sesungguhnya sehingga kompetitor terbiasa bekerja dengan standar, tekanan waktu, dan tuntutan presisi yang berlaku dalam ajang WSC. Salah satu kompetitor Indonesia, Kanya Anggrek Gunawan, alumnus SMK Raden Umar Said (RUS), Kudus, Jawa Tengah, mengaku bangga sekaligus antusias mendapat kesempatan mewakili Indonesia pada kompetisi vokasi tingkat dunia. Sejak Februari 2026, Kanya menjalani berbagai persiapan untuk menghadapi kompetisi pada bidang keahlian 3D Game Art. “Persiapan yang kami jalani cukup panjang dan banyak hal yang saya pelajari, bukan hanya tentang kompetensi, tetapi juga bagaimana
Siaran Pers
16 September 2026(dilihat 606 kali)
Menampilkan 3 dari 35 hasil
Pedoman bagi pemerintah daerah, dinas pendidikan, unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan satuan pendidikan dalam menyelenggarakan layanan pendidikan pada daerah terdampak asap karhutla secara aman, adaptif, terkoordinasi, dan berkesinambungan.
Pengumuman
28 Agustus 2026(dilihat 9358 kali)
Menindaklanjuti surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B13/M/S/TU.00.03/08/2026 tanggal 11 Agustus 2026 hal Pedoman Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, bersama ini kami sampaikan rangkaian acara sebagai berikut.
Pengumuman
14 Agustus 2026(dilihat 53253 kali)
Suatu hal yang menggembirakan bagi para pemelajar bahasa Jepang di Indonesia jika dapat melatih percakapan bahasa Jepang dengan seorang penutur jati (Native Speaker) bahasa Jepang dan mendapatkan referensi budaya Jepang secara langsung dari orang Jepang. Dengan hadirnya Program NIHONGO Partners di lndonesia, hal ini sudah dapat dinikmati para siswa SMA dan SMK di Indonesia sejak bulan September 2014.
Pengumuman
23 Juli 2026(dilihat 2128 kali)
Menampilkan 3 dari 4 hasil
Terbitan
31 Agustus 2026(dilihat 2247 kali)
Terbitan
28 Agustus 2026(dilihat 1168 kali)
Terbitan
1 November 2024(dilihat 39079 kali)
Menampilkan 1 dari 1 hasil
Foto
29 September 2025(dilihat 14367 kali)